Tema Desain Logo Warung Kopi Tradisional Pilihan

Tema Desain Logo Warung Kopi Tradisional Pilihan

Walaupun bisnis Anda menggunakan konsep tradisional, namun, desain logo warung kopi tradisional bisa dibuat dengan konsep modern. Namun, apa hanya konsep modern saja? Tidak.

Ada beberapa jenis tema yang bisa Anda gunakan untuk diaplikasikan di desain logo warung kopi tradisional, yaitu:

  • Klasik
Tema Desain Logo Warung Kopi Tradisional Pilihan
Tema Desain Logo Warung Kopi Tradisional Pilihan

Tema klasik terlihat sangat pas jika dikombinasikan dengan bisnis warung kopi tradisional yang Anda bangun. Tema klasik  memberikan kesan yang elegan dan berkelas di desain logo di sribulancer untuk bisnis Anda.

Untuk tema klasik, Anda bisa menggunakan ornamen tradisional atau penggunaan warna emas dan coklat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan gambar dengan sentuhan era 80an.

  • Text Kreatif

Untuk memberikan kesan modern pada icon kopi tradisional yang Anda buat, Anda bisa ‘bermain’ di bagian font logonya. Anda perlu memperhatikan jenis font yang Anda gunakan.

Pilih jenis font yang dekoratif dan mudah dibaca. Hindari menggunakan jenis tulisan yang terlalu cantik sehingga susah untuk dibaca.

Anda bisa menanyakan pendapat orang lain ketika Anda membuat emblem untuk bisnis Anda, apakah tulisannya mudah dibaca atau tidak. Jika tidak, maka buat lagi emblem yang lainnya,

Sesuaikan juga antara konsep yang ingin Anda usung dengan font yang Anda gunakan. Dengan begitu, icon bisnis Anda bisa menjadi identitas brand Anda.

  • Tradisional

Jika Anda ingin memperkental kesan tradisional, maka Anda bisa menggunakan tema desain tradisional. Tema ini hampir sama dengan tema klasik. Bedanya, kesan retro, vintage terlihat lebih pekat.

Untuk warnanya, selain menggunakan warna coklat, tema tradisional umumnya menggunakan warna pastel. Misalnya warna tosca, kuning gading.

  • Retro

Konsep retro juga bisa Anda gunakan untuk membuat icon bisnis Anda. Warna yang biasa digunakan adalah hitam, coklat tua, putih, emas. Warna tersebut selaras dengan warna kopi sehingga bisa membentuk logo yang  selaras.

Warna retro akan semakin memberikan kesan yang kental saat Anda mengkombinasikannya dengan unsur kayu. Kemudian menggunakan warna putih untuk tulisan dan ornamennya. Dengan begitu, tulisan dan elemen lainnya menjadi lebih terlihat.

  • Minimalis

Siapa yang bilang konsep tradisional tidak bisa dikombinasikan dengan tema minimalis? Anda bisa menggunakan desain yang minimalis misalnya bentuk cangkir dengan asap yang mengepul.

Namun, jika Anda menggunakan konsep ini, Anda harus berhati-hati. Ini karena Anda harus mampu menggambarkan desain sesuai dengan pesan atau kesan yang ingin disampaikan. Dengan begitu, emblem bisnis yang Anda buat bisa menjadi 1 kesatuan dengan elemen yang lainnya.

Selain 5 konsep tersebut, Anda  bisa berkreasi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Dengan begitu, desain logo warung kopi tradisional bisa mendongkrak branding bisnis Anda dan memberikan keuntungan tersendiri untuk Anda.

Share